
4. Al-Quran dan Rasul
Firman Allah SWT :
ياَيُّهَا الرَّسُوْلُ بَلّغْ مَآ اُنْزِلَ اِلَيْكَ مِنْ رَّبّكَ، وَ اِنْ لَّمْ تَفْعَلْ فَمَا بَلَّغْتَ رِسلَتَه، وَ اللهُ يَعْصِمُكَ مِنَ النَّاسِ، اِنَّ اللهَ لاَ يَهْدِي الْقَوْمَ الْكفِرِيْنَ. المائدة: 67
Hai Rasul, sampaikanlah apa yang di turunkan kepadamu dari Tuhanmu. Dan jika tidak kamu kerjakan (apa yang diperintahkan itu, berarti) kamu tidak menyampaikan amanat-Nya. Allah memelihara kamu dari (gangguan) manusia. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir. [QS. Al-Maaidah : 67]
..... وَ اَنْزَلْنَآ اِلَيْكَ الذّكْرَ لِتُبَيّنَ لِلنَّاسِ مَا نُزّلَ اِلَيْهِمْ وَلَعَلَّهُمْ يَتَفَكَّرُوْنَ. النحل: 44
�.... Dan Kami turunkan kepadamu Al-Qur'an, agar kamu menerangkan kepada umat manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka dan supaya mereka memikirkan, [QS. An-Nahl : 44]
وَمَآ اَنْزَلْنَا عَلَيْكَ الْكِتَابَ اِلاَّ لِتُبَيّنَ لَهُمُ الَّذِي اخْتَلَفُوْا فِيْهِ وَ هُدًى وَّ رَحْمَةً لّقَوْمٍ يُّؤْمِنُوْنَ. النحل: 64
Dan Kami tidak menurunkan kepadamu Al-Kitab (Al-Qur'an) ini, melainkan agar kamu dapat menjelaskan kepada mereka apa yang mereka perselisihkan itu dan menjadi petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman. [QS. An-Nahl : 64]
وَ نَزَّلْنَا عَلَيْكَ الْكِتبَ تِبْيَانًا لّكُلّ شَيْءٍ وَّهُدًى وَّ رَحْمَةً وَّبُشْرى لِلْمُسْلِمِيْنَ. النحل: 89
Dan Kami turunkan kepadamu Al-Kitab (Al-Qur'an) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri. [QS. An-Nahl : 89]
الر، كِتبٌ اَنْزَلْنهُ اِلَيْكَ لِتُخْرِجَ النَّاسَ مِنَ الظُّلُمتِ اِلَى النُّوْرِ بِاِذْنِ رَبّـهِمْ اِلى صِرَاطِ الْعَزِيْزِ الْحَمِيْدِ. ابرهيم: 1
Alif, laam raa. (Ini adalah) Kitab yang Kami turunkan kepadamu supaya kamu mengeluarkan manusia dari gelap gulita kepada cahaya terang benderang dengan izin Tuhan mereka, (yaitu) menuju jalan Tuhan Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji. [QS. Ibrahim : 1]
هُوَ الَّذِيْ يُنَزّلُ عَلى عَبْدِه ايتٍ بَيّنتٍ لّيُخْرِجَكُمْ مّنَ الظُّلُمتِ اِلَى النُّوْرِ، وَ اِنَّ اللهَ بِكُمْ لَرَءُوْفٌ رَّحِيْمٌ. الحديد: 9
Dia-lah yang menurunkan kepada hamba-Nya ayat-ayat yang terang (Al-Qur'an) supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya. Dan sesungguhnya Allah benar-benar Maha Penyantun lagi Maha Penyayang terhadapmu. [QS. Al-Hadiid : 9]
وَ يَوْمَ يَعَضُّ الظَّالِمُ عَلى يَدَيْهِ يَقُوْلُ يلَيْتَنِي اتَّخَذْتُ مَعَ الرَّسُوْلِ سَبِيْلاً(27) يوَيْلَتى لَيْتَنِيْ لَمْ اَتَّخِذْ فُلاَنًا خَلِيْلاً(28) لَقَدْ اَضَلَّنِيْ عَنِ الذّكْرِ بَعْدَ اِذْ جَآءَنِيْ، وَ كَانَ الشَّيْطنُ للاِنْسَانِ خَذُوْلاً(29) وَ قَالَ الرَّسُوْلُ يرَبّ اِنَّ قَوْمِي اتَّخَذُوْا هذَا الْقُرْانَ مَهْجُوْرًا(30) الفرقان: 27-30
Dan (ingatlah) hari (ketika itu) orang yang dhalim menggigit dua tangannya, seraya berkata, "Aduhai kiranya (dulu) aku mengambil jalan bersama-sama Rasul. (27)
Kecelakaan besarlah bagiku; kiranya aku (dulu) tidak menjadikan si fulan itu teman akrab (ku). (28)
Sesungguhnya dia telah menyesatkan aku dari Al-Qur'an ketika Al-Qur'an itu telah datang kepadaku. Dan adalah syaithan itu tidak mau menolong manusia". (29)
Berkatalah Rasul, "Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku menjadikan Al-Qur'an ini suatu yang tidak diacuhkan". [QS. Al-Furqaan : 27-30]
اَلَّذِيْنَ يَتَّبِعُوْنَ الرَّسُوْلَ النَّبِيَّ اْلاُمّيَّ الَّذِيْ يَجِدُوْنَه مَكْتُوْبًا عِنْدَهُمْ فِي التَّوْريةِ وَ اْلاِنْجِيْلِ يَأْمُرُهُمْ بِالْمَعْرُوْفِ وَ يَنْهيهُمْ عَنِ الْمُنْكَرِ وَ يُحِلُّ لَهُمُ الطَّيّبتِ وَ يُحَرّمُ عَلَيْهِمُ الْخَبَآئِثَ وَ يَضَعُ عَنْهُمْ اِصْرَهُمْ وَ اْلاَغْللَ الَّتِيْ كَانَتْ عَلَيْهِمْ، فَالَّذِيْنَ امَنُوْا بِه وَ عَزَّرُوْهُ وَ نَصَرُوْهُ وَ اتَّبَعُوا النُّوْرَ الَّذِيْ اُنْزِلَ مَعَه، اُولئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُوْنَ. الاعراف: 157
(Yaitu) orang-orang yang mengikut Rasul, Nabi yang ummiy yang (namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka, yang menyuruh mereka mengerjakan yang ma'ruf dan melarang mereka dari mengerjakan yang munkar dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk dan membuang dari mereka beban-beban dan belenggu-belenggu yang ada pada mereka. Maka orang-orang yang beriman kepadanya, memuliakannya, menolongnya dan mengikuti cahaya yang terang yang diturunkan kepadanya (Al-Qur'an), mereka itulah orang-orang yang beruntung. [QS. Al-A'raaf : 157]
Uraian :
Pada QS. Al-Maaidah : 67 Allah memerintahkan kepada Nabi Muhammad SAW supaya menyampaikan dan menyiarkan apa-apa yang diturunkan oleh Allah SWT kepada beliau, yaitu Al-Qur'an. Dan jika beliau tidak mengerjakan apa yang diperintahkan itu, berarti beliau tidak menyampaikan amanat-Nya. Dan beliau sudah menyampaikan risalah dari Allah itu dengan sempurna.
Dengan demikian jelaslah bagi kita bahwa tugas kewajiban Nabi Muhammad SAW ialah menyampaikan Al-Qur'an kepada ummat manusia.
Pada QS. An-Nahl : 44 menjelaskan bahwa Allah menurunkan Al-Qur'an kepada Nabi Muhammad SAW, agar beliau menerangkan kepada manusia mengenai urusan iman, ibadah dan hukum-hukum, baik dengan perkataan maupun dengan perbuatan. Dan dengan keterangan itu dikehendaki supaya manusia mau berfikir.
Pada QS. An-Nahl : 64 Allah memerintahkan supaya Nabi Muhammad SAW menerangkan Al-Qur'an kepada orang-orang yang berselisih tentang hukum-hukum syari'at dan tentang urusan ibadah. Dan Al-Qur'an itu menjadi petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.
Pada QS. An-Nahl : 89 menerangkan bahwa Al-Qur'an yang telah diturunkan kepada Mabi Muhammad SAW itu menjelaskan tiap-tiap sesuatu, menjadi hidayah dan rahmat serta membawa berita gembira bagi orang-orang yang berserah diri.
Pada QS. Ibrahim : 1 dan Al-Hadiid : 9 menjelaskan bahwa Allah menurunkan Al-Qur'an kepada Nabi Muhammad SAW supaya beliau mengeluarkan manusia dari kegelapan kepada cahaya terang benderang dengan idzin Allah menuju ke jalan Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji. Dan Allah Maha Penyantun lagi Maha Penyayang kepada hamba-Nya.
Pada QS. Al-Furqaan : 27-30 menerangkan penyesalan orang-orang yang mengabaikan Al-Qur'an. Mereka di hari qiyamat menyesali perbuatan mereka ketika di dunia tidak mau mengikuti Rasulullah SAW, karena terpengaruh oleh kawan-kawannya yang tersesat dari jalan Allah, yang menjadi pengikuti syaithan.
Pada QS. Al-A'raaf : 157 menerangkan bahwa orang-orang yang beriman kepada Nabi Muhammad SAW dan meneguhkan pendiriannya, memuliakannya, membelanya, dan mengikuti Al-Qur'an yang diturunkan kepadanya, mereka itu adalah orang-orang yang berbahagia.
(bersambung) .....
Bagikan
Ta'at Kepada Allah dan Rasul-Nya (03)
4/
5
Oleh
Fatima
