Sabtu, 02 Januari 2016

Ta'at Kepada Allah dan Rasul-Nya (05)



6. Sifat-sifat orang yang beriman

اِنَّمَا كَانَ قَوْلَ الْمُؤْمِنِيْنَ اِذَا دُعُوْآ اِلَى اللهِ وَ رَسُوْلِه لِيَحْكُمَ بَيْنَهُمْ اَنْ يَّقُوْلُوْا سَمِعْنَا وَ اَطَعْنَا، وَ اُولئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُوْنَ. النور: 51
Sesungguhnya jawaban orang-orang mukmin, bila mereka dipanggil kepada Allah dan rasul-Nya agar rasul menghukum (mengadili) diantara mereka ialah ucapan, "Kami mendengar dan kami patuh". Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung. [QS. An-Nuur : 51]
وَمَا كَانَ لِمُؤْمِنٍ وَّلاَ مُؤْمِنَةٍ اِذَا قَضَى اللهُ وَ رَسُوْلُه اَمْرًا اَنْ يَّكُوْنَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ مِنْ اَمْرِهِمْ، وَ مَنْ يَّعْصِ اللهَ وَ رَسُوْلَه فَقَدْ ضَلَّ ضَللاً مُّبِيْنًا. الاحزاب: 36
Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barang siapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata. [QS. Al-Ahzaab : 36]
فَلاَ وَرَبّكَ لاَ يُؤْمِنُوْنَ حَتّى يُحَكّمُوْكَ فِيْمَا شَجَرَ بَيْنَهُمْ ثُمَّ لاَ يَجِدُوْا فِيْ اَنْفُسِهِمْ حَرَجًا مّمَّا قَضَيْتَ وَ يُسَلّمُوْا تَسْلِيْمًا. النساء: 65
Maka demi Tuhanmu, mereka (pada hakekatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim dalam perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa keberatan dalam hati mereka terhadap putusan yang kamu berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya. [QS. An-Nisaa' : 65]
ياَيُّهَا الَّذِيْنَ امَنُوْا لاَ تُقَدّمُوْا بَيْنَ يَدَيِ اللهِ وَ رَسُوْلِه وَاتَّقُوا اللهَ، اِنَّ اللهَ سَمِيْعٌ عَلِيْمٌ. الحجرات: 1
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mendahului Allah dan Rasul-Nya dan bertaqwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. [QS. Al-Hujuraat : 1]

Uraian :
Pada QS. An-Nuur : 51, menunjukkan bahwa orang-orang yang benar-benar beriman itu, apabila mereka diajak supaya mengikuti Allah dan Rasul-Nya (Nabi Muhammad SAW) untuk menerima hukum dari perselisihan yang terjadi diantara mereka, maka mereka mengatakan dengan tulus ikhlash, "Kami mendengar dan kami patuh", mereka tidak membantah sedikitpun. Terhadap orang-orang yang demikian itu Allah menyatakan, "Mereka itulah orang-orang yang beruntung.
Pada QS. Al-Ahzaab : 36, menunjukkan bahwa apabila Allah dan Rasul-Nya telah memutuskan suatu perkara (urusan), maka bagi orang mu'min laki-laki dan orang mu'min perempuan tidak akan membantah putusan Allah dan Rasul-Nya. Apabila ia membantah atau tidak mau menerima keputusan Allah dan Rasul-Nya, maka ia termasuk orang yang durhaka. Sedang barangsiapa yang durhaka kepada Allah dan Rasul-Nya, maka ia adalah sesat dengan kesesatan yang nyata.
Pada QS. An-Nisaa' : 65, menunjukkan bahwa orang-orang yang mengatakan telah beriman itu tidak dapat disebut beriman dengan sesungguhnya, sehingga mereka itu menyerahkan keputusan tentang segala sesuatu yang mereka perselisihkan itu kepada hukum Rasul (Nabi Muhammad SAW). Dan setelah menerima keputusan tersebut, mereka tidak merasa berat di hati mereka terhadap keputusan itu dan mereka menerima dengan sepenuhnya.
Pada QS. Al-Hujuraat : 1 tersebut mengandung petunjuk, bahwa orang-orang yang beriman dilarang keras mendahului hukum Allah dan hukum Rasul-Nya. Tegasnya orang-orang beriman tidak boleh melampaui batas keputusan Allah dan keputusan Rasul-Nya.
Dari ayat-ayat di atas kita dapat mengambil pengertian bahwa orang-orang yang beriman haruslah mau menerima hukum-hukum yang telah diberikan oleh Allah (Al-Qur'an) dan yang telah diberikan oleh Rasul-Nya SAW (As-Sunnah), dan dilarang keras menyalahi hukum Allah dan hukum Rasul-Nya.

Bagikan

Jangan lewatkan

Ta'at Kepada Allah dan Rasul-Nya (05)
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.