18. Ummat Islam dilarang berpecah belah seperti ummat-ummat dahulu.
Firman
Allah SWT :
وَاِنَّ
ه?ذِه? اُمَّتُكُمْ اُمَّةً وَّاحِدَةً وَّاَنَا رَبُّكُمْ
فَاتَّقُوْنِ(52)
فَتَقَطَّعُوْآ
اَمْرَهُمْ بَيْنَهُمْ زُبُرًا، كُلُّ حِزْبٍ بِمَا لَدَيْهِمْ
فَرِحُوْنَ(53)
المؤمنون: 52-53
Sesungguhnya
(agama tauhid) ini, adalah agama kamu semua, agama yang satu dan Aku adalah
Tuhanmu, maka bertaqwalah kepada-Ku.
(52)
Kemudian
mereka (pengikut-pengikut rasul itu) menjadikan agama mereka terpecah belah
menjadi beberapa pecahan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada
pada sisi mereka (masing-masing).
(53)
[QS. Al-Mu'minuun : 52-53]
وَاَنَّ
ه?ذَا صِرَاطِيْ مُسْتَقِيْمًا فَاتَّبِعُوْهُ، وَلَا تَتَّبِعُوا السُّبُلَ
فَتَفَرَّقَ بِكُمْ عَنْ سَبِيْلِه، ذ?لِكُمْ وَصّ?ىكُمْ بِه لَعَلَّكُمْ
تَتَّقُوْنَ.
الانعام: 153
Dan
bahwa (yang Kami perintahkan) ini adalah jalan-Ku yang lurus, maka ikutilah dia;
dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain), karena jalan-jalan itu
mencerai-beraikan kamu dari jalan-Nya. Yang demikian itu diperintahkan Allah
kepadamu agar kamu bertaqwa.
[QS. Al-An'aam : 153]
اِنَّ
الَّذِيْنَ فَرَّقُوْا دِيْنَهُمْ وَكَانُوْا شِيَعًا لَّسْتَ مِنْهُمْ فِيْ
شَيْءٍ، اِنَّمَآ اَمْرُهُمْ اِلَى اللهِ ثُمَّ يُنَبّئُهُمْ بِمَا كَانُوْا
يَفْعَلُوْنَ.
الانعام: 159
Sesungguhnya
orang-orang yang memecah belah agamanya dan mereka (terpecah) menjadi beberapa
golongan, tidak ada sedikit pun tanggung jawabmu terhadap mereka. Sesungguhnya
urusan mereka hanyalah (terserah) kepada Allah, kemudian Allah akan
memberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka perbuat.
[QS. Al-An'aam : 159]
مُنِيْبِيْنَ
اِلَيْهِ وَاتَّقُوْهُ وَاَقِيْمُوا الصَّلو?ةَ وَلَا تَكُوْنُوْا مِنَ
الْمُشْرِكِيْنَ(31)
مِنَ
الَّذِيْنَ فَرَّقُوْا دِيْنَهُمْ وَكَانُوْا شِيَعًا، كُلُّ حِزْبٍ بِمَا
لَدَيْهِمْ فَرِحُوْنَ(32)
الروم: 31-32
dengan
kembali bertaubat kepada-Nya dan bertaqwalah kepada-Nya serta dirikanlah shalat
dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah,
(31)
yaitu
orang-orang yang memecah belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa
golongan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan
mereka.
(32)
[QS. Ar-Ruum : 31-32]
اِنَّ
الدّيْنَ عِنْدَ اللهِ اْلاِسْلَامُ، وَمَا اخْتَلَفَ الَّذِيْنَ اُوْتُوا
الْكِت?بَ اِلَّا مِنْ بَعْدِ مَا جَآءَهُمُ الْعِلْمُ بَغْيًا بَيْنَهُمْ، وَمَنْ
يَّكْفُرْ بِا?ي?تِ اللهِ فَاِنَّ اللهَ سَرِيْعُ الْحِسَابِ.
ال عمران : 19
Sesungguhnya
agama (yang diridlai) di sisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang
yang telah diberi Al-Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka,
karena kedengkian (yang ada) diantara mereka. Barangsiapa yang kafir terhadap
ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya.
[QS. Ali 'Imraan : 19]
ي??اَيُّهَا
الَّذِيْنَ ا?مَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُق?ىتِه وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا
وَاَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ(102)
وَاعْتَصِمُوْا
بِحَبْلِ اللهِ جَمِيْعًا وَّلَا تَفَرَّقُوْا، وَاذْكُرُوْا نِعْمَتَ اللهِ
عَلَيْكُمْ اِذْ كُنْتُمْ اَعْدَآءً فَاَلَّفَ بَيْنَ قُلُوْبِكُمْ فَاَصْبَحْتُمْ
بِنِعْمَتِه? اِخْوَانًا، وَكُنْتُمْ عَلى? شَفَا حُفْرَةٍ مّنَ النَّارِ
فَاَنْقَذَكُمْ مّنْهَا، كَذ?لِكَ يُبَيّنُ اللهُ لَكُمْ ا?ي?تِه لَعَلَّكُمْ
تَهْتَدُوْنَ(103) وَلْتَكُنْ مّنْكُمْ اُمَّةٌ يَّدْعُوْنَ اِلَى الْخَيْرِ
وَيَأْمُرُوْنَ بِالْمَعْرُوْفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ، وَاُولـ??ئِكَ هُمُ
الْمُفْلِحُوْنَ(104)
وَلَا
تَكُوْنُوْا كَالَّذِيْنَ تَفَرَّقُوْا وَاخْتَلَفُوْا مِنْ بَعْدِ مَا جَآءَهُمُ
الْبَيّن?تُ، وَاُولـ??ئِكَ لَهُمْ عَذَابٌ عَظِيْمٌ(105)
ال عمرران: 102-105
Hai
orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah sebenar-benar taqwa
kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama
Islam.
(102)
Dan
berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu
bercerai berai, dan ingatlah akan ni;mat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa
Jahiliah) bermusuh musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah
kamu karena ni'mat Allah orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di
tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu daripadanya. Demikianlah Allah
menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk.
(103)
Dan
hendaklah ada diantara kamu segolongan ummat yang menyeru kepada kebajikan,
menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang
yang beruntung.
(104)
Dan
janganlah kamu menyerupai orang-orang yang bercerai-berai dan berselisih sesudah
datang keterangan yang jelas kepada mereka. Mereka itulah orang-orang yang
mendapat siksa yang berat,
(105)
[QS. Ali 'Imraan : 102-105]
كَانَ
النَّاسُ اُمَّةً وَّاحِدَةً، فَبَعَثَ اللهُ النَّبِيّنَ مُبَشّرِيْنَ
وَمُنْذِرِيْنَ وَاَنْزَلَ مَعَهُمُ الْكِت?بَ بِالْحَقّ لِيَحْكُمَ بَيْنَ
النَّاسِ فِيْمَا اخْتَلَفُوْا فِيْهِ، وَمَا اخْتَلَفَ فِيْهِ اِلَّا الَّذِيْنَ
اُوْتُوْهُ مِنْ بَعْدِ مَا جَآءَتْهُمُ الْبَيّن?تُ بَغْيًا بَيْنَهُمْ، فَهَدَى
اللهُ الَّذِيْنَ ا?مَنُوْا لِمَا اخْتَلَفُوْا فِيْهِ مِنَ الْحَقّ بِاِذْنِه،
وَاللهُ يَهْدِيْ مَنْ يَّشَآءُ اِلى? صِرَاطٍ مُّسْتَقِيْمٍ.
البقرة: 213
Manusia
itu adalah ummat yang satu. (Setelah timbul perselisihan), maka Allah mengutus
para nabi sebagai pemberi kabar gembira dan pemberi peringatan, dan Allah
menurunkan bersama mereka Kitab dengan benar, untuk memberi keputusan diantara
manusia tentang perkara yang mereka perselisihkan. Tidaklah berselisih tentang
Kitab itu melainkan orang yang telah didatangkan kepada mereka Kitab, yaitu
setelah datang kepada mereka keterangan-keterangan yang nyata, karena dengki
antara mereka sendiri. Maka Allah memberi petunjuk orang-orang yang beriman
kepada kebenaran tentang hal yang mereka perselisihkan itu dengan kehendak-Nya.
Dan Allah selalu memberi petunjuk orang yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang
lurus.
[QS. Al-Baqarah : 213]
شَرَعَ
لَكُمْ مّنَ الدّيْنِ مَا وَصّ?ى بِه نُوْحًا وَّالَّذِيْ? اَوْحَيْنَآ اِلَيْكَ
وَمَا وَصَّيْنَا بِه? اِبْر?هِيْمَ وَمُوْس?ى وَعِيْس??ى اَنْ اَقِيْمُوا الدّيْنَ
وَلَا تَتَفَرَّقُوْا فِيْهِ، كَبُرَ عَلَى الْمُشْرِكِيْنَ مَا تَدْعُوْهُمْ
اِلَيْهِ، اَللهُ يَجْتَبِيْ? اِلَيْهِ مَنْ يَّشَآءُ وَيَهْدِيْ? اِلَيْهِ مَنْ
يُّنِيْبُ.
الشورى: 13
Dia
telah mensyari'atkan kamu tentang agama apa yang telah diwashiyatkan-Nya kepada
Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu dan apa yang telah Kami
washiyatkan kepada Ibrahim, Musa dan 'Isa yaitu: Tegakkanlah agama dan janganlah
kamu berpecah belah tentangnya. Amat berat bagi orang-orang musyrik agama yang
kamu seru mereka kepadanya. Allah menarik kepada agama itu orang yang
dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada (agama) -Nya orang yang kembali
(kepada-Nya).
[QS. Asy-Syuuraa : 13]
وَمَا
كَانَ النَّاسُ اِلَّآ اُمَّةً وَّاحِدَةً فَاخْتَلَفُوْا، وَلَوْلَا كَلِمَةٌ
سَبَقَتْ مِنْ رَّبّكَ لَقُضِيَ بَيْنَهُمْ فِيْمَا فِيْهِ
يَخْتَلِفُوْنَ.
يونس: 19
Manusia
dahulunya hanyalah satu ummat, kemudian mereka berselisih. Kalau tidaklah karena
suatu ketetapan yang telah ada dari Tuhanmu dahulu, pastilah telah diberi
keputusan diantara mereka, tentang apa yang mereka perselisihkan
itu.
[QS. Yuunus : 19]
تِلْكَ
الرُّسُلُ فَضَّلْنَا بَعْضَهُمْ عَلى? بَعْضٍ. مِنْهُمْ مَّنْ كَلَّمَ اللهُ
وَرَفَعَ بَعْضَهُمْ دَرَج?تٍ، وَا?تَيْنَا عِيْسَى ابْنَ مَرْيَمَ الْبَيّن?تِ
وَاَيَّدْن?هُ بِرُوْحِ الْقُدُسِ، وَلَوْ شَآءَ اللهُ مَا اقْتَتَلَ الَّذِيْنَ
مِنْ بَعْدِهِمْ مّنْ بَعْدِ مَا جَآءَتْهُمُ الْبَيّن?تُ وَل?كِنِ اخْتَلَفُوْا
فَمِنْهُمْ مَّنْ ا?مَنَ وَمِنْهُمْ مَّنْ كَفَرَ، وَلَوْ شَآءَ اللهُ مَا
اقْتَتَلُوْا، وَل?كِنَّ اللهَ يَفْعَلُ مَا يُرِيْدُ.
البقرة: 253
Rasul-rasul
itu Kami lebihkan sebagian mereka atas sebagian yang lain. Diantara mereka ada
yang Allah berkata-kata (langsung dengan dia) dan sebagiannya Allah
meninggikannya beberapa derajat. Dan Kami berikan kepada 'Isa putera Maryam
beberapa mu'jizat serta Kami perkuat dia dengan Ruhul Qudus. Dan kalau Allah
menghendaki, niscaya tidaklah berbunuh-bunuhan orang-orang (yang datang) sesudah
rasul-rasul itu, sesudah datang kepada mereka beberapa macam keterangan, akan
tetapi mereka berselisih, maka ada diantara mereka yang beriman dan ada (pula)
diantara mereka yang kafir. Seandainya Allah menghendaki, tidaklah mereka
berbunuh-bunuhan. Akan tetapi Allah berbuat apa yang
dikehendaki-Nya.
[QS. Al-Baqarah : 253]
وَلَوْ
شَآءَ رَبُّكَ لَجَعَلَ النَّاسَ اُمَّةً وَّاحِدَةً وَّلَا يَزَالُوْنَ
مُخْتَلِفِيْنَ(118)
اِلَّا
مَنْ رَّحِمَ رَبُّكَ، وَلِذ?لِكَ خَلَقَهُمْ، وَتَمَّتْ كَلِمَةُ رَبّكَ
لَاَمْلَئَنَّ جَهَنَّمَ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ اَجْمَعِيْنَ(119) وَكُلًّا
نَّقُصُّ عَلَيْكَ مِنْ اَنْبَآءِ الرُّسُلِ مَا نُثَبّتُ بِه فُؤَادَكَ وَجَآءَكَ
فِيْ ه?ذِهِ الْحَقُّ وَمَوْعِظَةٌ وَّذِكْر?ى لِلْمُؤْمِنِيْنَ(120)
هود: 118-120
Jika
Tuhanmu menghendaki, tentu Dia menjadikan manusia ummat yang satu, tetapi mereka
senantiasa berselisih pendapat.
(118)
Kecuali
orang-orang yang diberi rahmat oleh Tuhanmu. Dan untuk itulah Allah menciptakan
mereka. Kalimat Tuhanmu (keputusan-Nya) telah ditetapkan: sesungguhnya Aku akan
memenuhi Neraka Jahannam dengan jin dan manusia (yang durhaka)
semuanya.
(119)
Dan
semua kisah dari rasul-rasul Kami ceritakan kepadamu, ialah kisah-kisah yang
dengannya Kami teguhkan hatimu; dan dalam surat ini telah datang kepadamu
kebenaran serta pengajaran dan peringatan bagi orang-orang yang
beriman.
(120)
[QS. Huud : 118-120]
وَمَا
تَفَرَّقُوْآ اِلَّا مِنْ بَعْدِ مَا جَآءَهُمُ الْعِلْمُ بَغْيًا بَيْنَهُمْ،
وَلَوْلَا كَلِمَةٌ سَبَقَتْ مِنْ رَّبّكَ اِلى?? اَجَلٍ مُّسَمًّى لَّقُضِيَ
بَيْنَهُمْ، وَ اِنَّ الَّذِيْنَ اُوْرِثُوا الْكِت?بَ مِنْ بَعْدِهِمْ لَفِيْ شَكّ
مّنْهُ مُرِيْبٍ.
الشورى: 14
Dan
mereka (ahli kitab) tidak berpecah belah melainkan sesudah datangnya pengetahuan
kepada mereka karena kedengkian diantara mereka. Kalau tidaklah karena sesuatu
ketetapan yang telah ada dari Tuhanmu dahulunya (untuk menangguhkan adzab)
sampai kepada waktu yang ditentukan, pastilah mereka telah dibinasakan. Dan
sesungguhnya orang-orang yang diwariskan kepada mereka Al-Kitab (Taurat dan
Injil) sesudah mereka, benar-benar berada dalam keraguan yang menggoncangkan
tentang kitab itu.
[QS. Asy-Syuuraa : 14]
وَمَا
تَفَرَّقَ الَّذِيْنَ اُوْتُوا الْكِت?بَ اِلَّا مِنْ بَعْدِ مَا جَآءَتْهُمُ
الْبَيّنَةُ(4)
وَمَآ
اُمِرُوْآ اِلَّا لِيَعْبُدُوا اللهَ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدّيْنَ حُنَفَآءَ
وَيُقِيْمُوا الصَّلو?ةَ وَيُؤْتُوا الزَّكو?ةَ وَذ?لِكَ دِيْنُ
الْقَيّمَةِ(5)
البينة: 4-5
Dan
tidaklah berpecah belah orang-orang yang didatangkan Al Kitab (kepada mereka)
melainkan sesudah datang kepada mereka bukti yang nyata.
(4)
Padahal
mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan
kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus, dan supaya mereka mendirikan
shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang
lurus.
(5)
[QS. Al-Bayyinah : 4-5]
وَلَقَدْ
بَوَّأْنَا بَنِيْ? اِسْرَآئِيْلَ مُبَوَّاَ صِدْقٍ وَّرَزَقْن?هُمْ مّنَ
الطَّيّب?تِ، فَمَا اخْتَلَفُوْا حَتّ?ى جَآءَهُمُ الْعِلْمُ، اِنَّ رَبَّكَ
يَقْضِيْ بَيْنَهُمْ يَوْمَ الْقِي?مَةِ فِيْمَا كَانُوْا فِيْهِ
يَخْتَلِفُوْنَ.
يونس : 93
Dan
sesungguhnya Kami telah menempatkan Bani Israil di tempat kediaman yang bagus
dan kami beri mereka rezqi dari yang baik-baik. Maka mereka tidak berselisih,
kecuali setelah datang kepada mereka pengetahuan (yang tersebut dalam Taurat).
Sesungguhnya Tuhan kamu akan memutuskan antara mereka di hari qiyamat tentang
apa yang mereka perselisihkan itu.
[QS. Yuunus : 93]
وَلَقَدْ
ا?تَيْنَا بَنِيْ? اِسْرَآئِيْلَ الْكِت?بَ وَالْحُكْمَ وَالنُّبُوَّةَ
وَرَزَقْن?هُمْ مّنَ الطَّيّب?تِ وَفَضَّلْن?هُمْ عَلَى الْع?لَمِيْنَ(16)
وَا?تَيْن?هُمْ
بَيّن?تٍ مّنَ اْلاَمْرِ، فَمَا اخْتَلَفُوْآ اِلَّا مِنْ بَعْدِ مَا جَآءَهُمُ
الْعِلْمُ بَغْيًا بَيْنَهُمْ، اِنَّ رَبَّكَ يَقْضِيْ بَيْنَهُمْ يَوْمَ
الْقِي?مَةِ فِيْمَا كَانُوْا فِيْهِ يَخْتَلِفُوْنَ(17)
الجاثية: 16-17
Dan
sesungguhnya telah Kami berikan kepada Bani Israil Al-Kitab (Taurat), kekuasaan
dan kenabian dan Kami berikan kepada mereka rezqi-rezqi yang baik dan Kami
lebihkan mereka atas bangsa-bangsa (pada masanya).
(16)
Dan
Kami berikan kepada mereka keterangan-keterangan yang nyata tentang urusan
(agama); maka mereka tidak berselisih melainkan sesudah datang kepada mereka
pengetahuan karena kedengkian (yang ada) diantara mereka. Sesungguhnya Tuhanmu
akan memutuskan antara mereka pada hari qiyamat terhadap apa yang mereka selalu
berselisih padanya.
(17)
[QS. Al-Jaatsiyah : 16-17]
Bagikan
Ta'at Kepada Allah dan Rasul-Nya (17)
4/
5
Oleh
Fatima

