Sabtu, 22 Agustus 2015

Shalat (19)



Duduk antara dua sujud

Setelah kita melaksanakan sujud dengan thuma'ninah, kemudian kita duduk di antara dua sujud. Yaitu mengangkat kepala dari sujud sambil mengucap "Alloohu Akbar" hingga duduk di  atas tapak kaki yang kiri, sedangkan tapak kaki yang kanan ditegakkan pada ujung jari-jarinya, serta meletakkan dua tapak tangan di atas kedua paha dengan meratakan ujung jari dengan lutut.
عَنْ اَبِى حُمَيْدٍ السَّاعِدِيّ قَالَ: كَانَ رَسُوْلُ اللهِ ص اِذَا قَامَ اِلَى الصَّلاَةِ … ثُمَّ هَوَى اِلَى اْلاَرْضِ سَاجِدًا ثُمَّ قَالَ: اللهُ اَكْبَرُ ثُمَّ جَافَى عَضُدَيْهِ عَنْ اِبْطَيْهِ وَ فَتَخَ اَصَابِعَ رِجْلَيْهِ، ثُمَّ ثَنَى رِجْلَهُ اْليُسْرَى وَ قَعَدَ عَلَيْهَا. ثُمَّ اعْتَدَلَ حَتَّى يَرْجِعَ كُلُّ عَظْمٍ فِى مَوْضِعِهِ مُعْتَدِلاً، ثُمَّ هَوَى سَاجِدًا، ثُمَّ قَالَ: اللهُ اَكْبَرُ. ثُمَّ ثَنَى رِجْلَهُ وَ قَعَدَ وَ اعْتَدَلَ حَتَّى يَرْجِعَ كُلُّ عَظْمٍ فِى مَوْضِعِهِ. ثُمَّ نَهَضَ، ثُمَّ صَنَعَ فِى الرَّكْعَةِ الثَّانِيَةِ مِثْلَ ذلِكَ. الترمذى
Dari Abu Humaid As-Saa’idiy, ia berkata, “Adalah Rasulullah SAW apabila berdiri untuk shalat …. kemudian beliau turun bersujud, kemudian membaca Alloohu Akbar. Kemudian merenggangkan kedua lengannya dari ketiaknya dan menancapkan jari-jari kakinya, kemudian beliau melipat kaki kirinya dan duduk diatasnya sehingga semua tulang kembali pada tempatnya. Kemudian beliau turun bersujud (kedua), kemudian membaca Alloohu Akbar. Kemudian melipat kaki kirinya dan duduk tegak diatasnya sehingga semua tulang kembali pada tempatnya. Kemudian beliau bangkit dan melakukan untuk rekaat kedua seperti itu pula". [HR. Tirmidzi, juz 1, hal. 188]

عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ: كَانَ رَسُوْلُ اللهِ ص اِذَا رَفَعَ رَأْسَهُ مِنَ الرُّكُوْعِ لَمْ يَسْجُدْ حَتَّى يَسْتَوِيَ قَائِمًا. فَاِذَا سَجَدَ فَرَفَعَ رَأْسَهُ لَمْ يَسْجُدْ حَتَّى يَسْتَوِيَ جَالِسًا. وَ كَانَ يَفْتَرِشُ رِجْلَهُ الْيُسْرَى. ابن ماجه
Dari 'Aisyah, ia berkata, "Adalah Rasulullah SAW  apabila mengangkat kepalanya dari ruku’ beliau tidak sujud sehingga berdiri dengan sempurna. Dan apabila beliau telah sujud, lalu mengangkat kepalanya, beliau tidak sujud lagi sehingga duduk dengan sempurna. Dan beliau duduk pada kaki kirinya". [HR. Ibnu Majah juz 1, hal. 288 no. 893] 

Bacaan ketika duduk antara dua sujud.

Ketika duduk antara dua sujud kita membaca salah satu do'a sebagai berikut :
عَنْ حُذَ يْفَةَ اَنَّ النَّبِىَّ ص كَانَ يَقُوْلُ بَيْنَ السَّجْدَتَيْنِ رَبّ اغْفِرْلِى رَبّ اغْفِرْلِى. ابن ماجه
Dari Hudzaifah, ia bekata, "Bahwasanya Nabi SAW membaca diantara dua sujudnya Robbigh firlii - Robbigh firlii (Ya Tuhanku ampunilah daku, Ya Tuhanku ampunilah daku)". [HR. Ibnu Majah juz 1, hal. 289 no. 897].
عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ اَنَّ النَّبِىَّ ص كَانَ يَقُوْلُ بَيْنَ السَّجْدَتَيْنِ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى وَارْحَمْنِى وَاجْبُرْنِى وَاهْدِنِى وَارْزُقْنِى. الترمذى
Dari Ibnu ‘Abbas, ia berkata, Sesungguhnya Nabi SAW membaca diantara dua sujud Alloohummaghfirlii warhamnii wajburnii wahdinii war zuqnii (Ya Allah ampunilah daku, kasihanilah daku, cukupilah daku, tunjukilah daku dan berilah rezqi kepadaku)". [HR. Tirmidzi juz 1, hal. 175]
عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ اَنَّ النَّبِىَّ ص كَانَ يَقُوْلُ بَيْنَ السَّجْدَتَيْنِ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى وَارْحَمْنِى وَعَافِنِى وَاهْدِنِى وَارْزُقْنِى. ابو داود
Dari Ibnu 'Abbas, ia berkata, "Sesungguhnya Nabi SAW membaca (pada duduk) diantara dua sujud Alloohummaghfirlii warhamnii wa'aafinii wahdinii warzuqnii (Ya Allah, ampunilah daku, kasihanilah daku, berilah 'afiat kepadaku, tunjukilah daku dan berilah rizqi kepadaku". [HR. Abu Dawud juz 1, hal. 224]
عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قاَلَ: كَانَ رَسُوْلُ اللهِ ص يَقُوْلُ بَيْنَ السَّجْدَتَيْنِ فِى صَلاَةِ اللَّيْلِ رَبّ اغْفِرْ لِى وَارْحَمْنِى وَ اجْبُرْنِى وَارْزُقْنِى وَ ارْفَعْنِى. ابن حاجه
Dari Ibnu ‘Abbas, ia berkata : Adalah Rasulullah SAW membaca diantara dua sujud dalam shalat malam Robbighfirlii warhamnii wajburnii warzuqnii warfanii (Ya Tuhanku ampunilah daku, kasihanilah daku, cukupilah daku, berilah rezqi kepadaku dan angkatlah derajatku)". [HR. Ibnu Majah juz 1, hal. 290, no. 898]
عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ اَنَّ رَسُوْلَ اللهِ ص قَالَ بَيْنَ السَّجْدَتَيْنِ فِى صَلاَةِ اللَّيْلِ رَبّ اغْفِرْ لِى وَارْحَمْنِى وَ ارْفَعْنِى وَارْزُقْنِى وَاهْدِنِى ثُمَّ سَجَدَ. احمد
Dari Ibnu ‘Abbas bahwasanya Rasulullah SAW membaca diantara dua sujud dalam shalat malam Robbighfirlii warhamnii warfanii warzuqnii wahdinii (Ya Tuhanku ampunilah daku, kasihanilah daku, angkatlah derajatku, berilah rezqi kepadaku dan tunjukilah daku)", kemudian beliau bersujud. [HR. Ahmad juz 1, hal. 315]

Sujud yang kedua dan wajib thuma’ninah pada setiap sujud, ruku' dan bangkit dari keduanya
عَنْ اَبِى هُرَيْرَةَ اَنَّ رَسُوْلَ اللهِ ص دَخَلَ الْمَسْجِدَ، فَدَخَلَ رَجُلٌ فَصَلَّى، ثُمَّ جَاءَ فَسَلَّمَ عَلَى النَّبِىّ ص، فَقَالَ: اِرْجِعْ فَصَلّ فَاِنَّكَ لَمْ تُصَلّ، فَرَجَعَ فَصَلَّى كَمَا صَلَّى، ثُمَّ جَاءَ فَسَلَّمَ عَلَى النَّبِىّ ص، فَقَالَ: اِرْجِعْ فَصَلّ فَاِنَّكَ لمَْ تُصَلّ، فَرَجَعَ فَصَلَّى كَمَا صَلَّى، ثُمَّ جَاءَ فَسَلَّمَ عَلَى النَّبِىّ ص فَقَالَ : اِرْجِعْ فَصَلّ فَاِنَّكَ لَمْ تُصَلّ ثَلاَثًا، فَقَالَ: وَ الَّذِى بَعَثَكَ بِالْحَقّ مَا اُحْسِنُ غَيْرَهُ فَعَلّمْنِى، فَقَالَ: اِذَا قُمْتَ اِلَى الصَّلاَةِ فَكَبّرْ، ثُمَّ اقْرَأْ مَا تَيَسَّرَ مَعَكَ مِنَ الْقُرْآنِ، ثُمَّ ارْكَعْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ رَاكِعًا، ثُمَّ ارْفَعْ حَتَّى تَعْتَدِلَ قَائِمًا، ثُمَّ اسْجُدْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ سَاجِدًا، ثُمَّ ارْفَعْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ جَالِسًا، ثُمَّ اسْجُدْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ سَاجِدًا ثُمَّ افْعَلْ ذلِكَ فِى الصَّلاَةِ كُلّهَا.  احمد و البخارى و مسلم، فى نيل الاوطار، لكن ليس لمسلم فيه ذكر السجدة الثانية
Dari Abu Hurairah, ia berkata, “Sesungguhnya Rasulullah SAW masuk masjid. Kemudian ada seorang laki-laki masuk masjid lalu shalat. Setelah shalat, orang laki-laki itu datang kepada Nabi SAW dan memberi salam”. Lalu Nabi SAW bersabda, "Kembalilah dan shalatlah karena kamu belum shalat". Lalu orang laki-laki itu kembali dan shalat sebagaimana dia shalat tadi. Kemudian orang itu datang kepada Nabi SAW dan memberi salam. Lalu Nabi SAW bersabda, "Kembalilah dan shalatlah, karena kamu belum shalat". Lalu orang laki-laki itu kembali dan shalat sebagaimana dia shalat tadi. Kemudian orang itu datang kepada Nabi SAW dan memberi salam. Lalu Nabi SAW bersabda, "Kembalilah dan shalatlah, karena kamu belum shalat". Demikianlah sampai tiga kali, lalu orang laki-laki itu berkata, "Demi Allah yang mengutusmu dengan membawa kebenaran, saya tidak bisa shalat yang lebih baik selain itu. Maka ajarilah saya (wahai Rasulullah) !". Maka Nabi SAW bersabda, "Apabila kamu berdiri shalat, bertakbirlah, kemudian bacalah apa yang mudah yang ada padamu dari Al-Qur'an, kemudian ruku'lah hingga thuma'ninah di dalam ruku' itu, kemudian bangkitlah dari ruku' hingga berdiri tegak, kemudian sujudlah hingga thuma'ninah di dalam sujud itu, kemudian angkatlah kepala dari sujud hingga thuma'ninah dalam duduk (antara dua sujud), kemudian sujudlah (yang kedua) hingga thuma'ninah dalam sujud itu. Kemudian kerjakanlah yang demikian itu dalam shalat semuanya". [HR. Ahmad, Bukhari dan Muslim dalam Nailul Authar juz 2, hal. 294, tetapi di dalam riwayat Muslim tidak disebutkan tentang sujud yang kedua].
عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ اَبِى قَتَادَةَ عَنْ اَبِيْهِ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ ص اَسْوَأُ النَّاسِ سَرِقَةً الَّذِى يَسْرِقُ مِنْ صَلاَتِهِ، قَالُوْا: يَا رَسُوْلَ اللهِ وَ كَيْفَ يَسْرِقُ مِنْ صَلاَتِهِ؟ قَالَ: لاَ يُتِمُّ رُكُوْعَهَا وَ لاَ سُجُوْدَهَا، اَوْ قَالَ: لاَ يُقِيْمُ صُلْبَهُ فِى الرُّكُوْعِ وَ السُّجُوْدِ. احمد
Dari ‘Abdullah bin Abu Qatadah, dari bapaknya, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda, "Sejahat-jahat manusia dalam mencuri itu ialah orang yang mencuri dari shalatnya". Lalu para shahabat bertanya, "Ya Rasulullah, bagaimana orang mencuri dari shalatnya itu ?". Rasulullah SAW bersabda, "Yaitu orang yang tidak menyempurnakan ruku'nya dan tidak pula sujudnya". Atau beliau bersabda, "Orang yang tidak meluruskan tulang belakangnya di dalam ruku' dan sujud". [HR. Ahmad juz 5, hal. 310]

Bagikan

Jangan lewatkan

Shalat (19)
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.